Tampilkan postingan dengan label All Devices. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All Devices. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Agustus 2019

Tutorial Menambahkan Watermark Tanda Label Shot On pada Foto Kamera Smartphone

Sudah lama saya tidak bermain ke forum-forum Xperia. Sekalinya saya bermain ke sana saya menumukan suatu perdebatan yang amat unik dan aneh menurut saya. Ada suatu postingan yang menyatakan "Xperia itu kuno masak nggak bisa masang watermark di foto, hp cina aja bisa." Kemudian keluar komentar suatu makhluk "Xperia nggak suka ikut-ikutan kita punya style sendiri". Oalah, masalah ngk penting kok diributkan sih. Mau pake watermark nggak pake juga sama aja. Hasil foto hunting mu nggak dibawa mati, yang dibawa mati dosa caci maki memperdepatkan suatu hal yang tidak penting yang menimbulkan sakit hati.
Hmm,, religius sekali saya.

Teman-teman yang mengikuti postingan ini tentunya sudah tahu definisi dari watermark. Jika diartikan dalam Bahasa Indonesia watermark berarti tanda air. Secara istilah, watermark merupakan suatu tanda yang biasanya melekat (ditulis, dicetak, diukir) di suatu dokumen baik berupa foto, file berjenis text, dll yang fungsinya menandai hak milik/cipta. Contoh, Amin memotret bintang jatuh lalu dia menambahkan text pada fotonya yang bertuliskan "Amin The Fotographer." Untuk apa Amin menulis kalimat tersebut? Jawabannya sudah pasti sebagai tanda bahwa si Amin lah yang memotret foto tersebut. Itulah sebenarnya fungsi asli dari watermark. Bukan untuk gaya-gayaan ataupun pamer kecanggihan hp.



Pada kesempatan kali ini, sesuai dengan judul, kami akan memberikan tutorial bagaimana cara menambahkan watermark pada sebuah foto pada smartphone. Tutorial ini tidak hanya berlaku pada Xperia, melainkan berlaku pada semua smartphone berbasis android.

Dalam memberikan watermark pada foto, ada dua kondisi,
1. Menambahkan watermark pada foto secara otomatis ketika selesai menjepret gambar.
2. Menambahkan watermark pada foto secara manual pada gambar yang sudah pernah di jepret sebelumnya.
Disini kami akan memberi tahu bagaimana caranya.
Langsung saja.

Tutorial Menambahkan Watermark pada Foto

1. Download dan instal aplikasi Shot On Stamp Camera. Teman-teman bisa mendownload nya disini.



2. Setelah berhasil diinstal, buka aplikasinya. Jika nanti muncul pop up perizinan, izinkan saja. Setelah berhasil masuk ke menu aplikasi, pilih opsi Logo. Pilih logo sesuai selera teman-teman. Atau teman-teman juga bisa mengambil logonya dari galeri.

3. Pilih lagi opsi Shot On. Disini, teman-teman bisa menuliskam merk smartphone atau hal-hal lain yang diinginkan.

4. Pilih lagi opsi Shot By. Disini, lebih tepatnya diisi dengan nama si pemotret alias nama teman-teman. Jika di isi bebas juga bisa.

5. Di aplikasi juga tersedia opsi advance. Di opsi ini teman-teman bisa menyetel letak watermark, mau di letakkan di sebelah kiri, atas, kanan, atau bawah. Tersedia juga pilihan untuk mengubah font, warna font, hingga menyesuaikan ukuran font.

6. Setelah semua berhasil diatur, silahkan di coba dengan menjepret gambar, maka sudah ada watermark nya.



Untuk mengubah logo dan nama, silahkan ulangi saja langkah-langkah yang saya jelaskan diatas.

Untuk memberi watermark pada gambar yang sudah di foto, teman-teman membutuhkan satu aplikasi lagi. Aplikasi tersebut bernama Shot On Stamp Gallery. Aplikasi ini juga di buat oleh developer yang sama dengan aplikasi Shot On Stamp Camera yang otomatis memberi watermark tadi.

Download aplikasinya disini. Setelah berhasil di downlod silahkan izinkan akses jika diminta. Isi opsi-opsi yang tersedia seperti pada aplikasi Shot On Stamp Camera. Isi pada opsi-opsi tersebut bebas, tidak mesti sama dengan apa yang teman-teman buat di aplikasi Shot On Stamp Camera tadi. Setelah itu, klik gallery lalu pilih foto yang ingin di beri watermark. Seketika watermark akan muncul di foto yang dipilih.

Bagaimana? Mudah sekali bukan?

Sampai disini teman-teman sudah berhasil menambahkan watermark pada foto baik itu hasil langsung dari kamera maupun foto-foto yang sudah tersimpan di galeri. Jika teman-teman mempunyai kendala dalam menerapkan tutorial di atas, kalian bisa berdiskusi dengan kami di kolom komentar yang sudah kami sediakan di bawah ini







Senin, 04 Maret 2019

Tutorial Menghapus Aplikasi Bawaan atau Bloatware (Debloat) Sony Xperia Global, Docomo, Au dan Softbank Tanpa Root

Bertemu lagi dengan kami, admin Xperiaedge akan membagikan tutorial bagaimana cara menghapus aplikasi bawaan atau debloat pada sony xperia. Tutorial debloat kali ini tanpa perlu adanya akses root, UBL, dan tentunya sobat bisa mempraktekkan tutorial ini tanpa takut resiko.

Banyaknya aplikasi yang tidak berguna tentunya akan mengganggu smartphone xperia. Bagaimana, tidak, rata-rata aplikasi bawaan yang tidak berguna berjalan dilatar belakang seperti yang admin sendiri rasakan di Smartphone Xperia XZ Docomo.

Adapun keuntungan menghapus aplikasi bawaan pada smartphone Xperia diantaranya.

1. Memori akan lebih luas.
2. Ram akan terasa lebih lega karena tidak banyak aplikasi yang berjalan dilatar belakang.
3. Launcher xperia tidak semak dengan aplikasi yang tidak berguna.
4. dll. Silahkan tambahkan.



Baiklah langsung saja.

Pra-debloat Sony Xperia


Siapkan alat dan bahan dibawah ini.

1. Siapkan PC dan Kabel USB.
2. Download dan instal Xperia driver. Download disini. Cara instal driver xperia secara manual bisa cek disini
3. Download ADB binary disini. Setelah di download lalu ekstrak di satu folder.
4. Pastinya punya smartphone Xperia yang akan di debloat.
5. Download App inspector di xperia download disini

setelah menyiapkan alat dan bahan mari kita lanjutkan dengan tutorial debloat nya.

Tutorial Menghapus Aplikasi Bawaan atau Debloat Sony Xperia.


1. Aktifkan USB Debugging di Xperia. Caranya, Buka pengaturan > tentang ponsel> klik 7x-10x pada build number hingga muncul pop up "sekarang anda seorang pengembang". Kembali ke pengaturan maka akan muncul pilihan baru yaitu opsi pengembang. Buka opsi pengembang lalu aktifkan USB debugging.

2. Colokkan Xperia ke PC menggunakan kabel USB. Atur mode USB menjadi "mengisi daya saya" bukan transfer file atau lainnya.

3. Buka folder ADB binary yang di ekstrak tadi. di dalam folder tahan shift lalu klik kanan di tempat kosong pilih "open command windows here" jendela cmd akan terbuka. 

4. Pada CMD, ketik 
adb devices
lalu enter, maka akan muncul pop up perizinan di layar xperia. Pilih izinkan.

5.  Pada CMD, ketik lagi
adb shell
tekan enter, lalu ketik lagi
pm list packages | grep '<OEM/Carrier/App Name>
enter lagi, maka akan muncul list nama paket aplikasi.

6.  untuk menghapusnya. ketik di CMD
pm uninstall -k --user 0 <NAMA PAKET APLIKASI>
silahkan isi yang bertulisan merah dengan nama paket aplikasi. Kami yakin, sobat pasti bingung dengan nama paket aplikasi dikarenakan tidak ada logo nya. Oleh karena itu, xperiaedge menyediakan app inspector untuk mengecek nama paket aplikasi. Buka App Inspector lalu silahkan lihat nama paket aplikasi dari aplikasi yang akan dihapus.

sekedar informasi saja, semua aplikasi bertulisan jepang aman untuk dihapus dan tutorial ini juga dapat di terapkan di perangkat yang bukan Xperia.

Demikian turorial pada postingan kali ini, semoga bermanfaat. Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas silahkan berkomentar di kolom yang xperiaedge sediakan dibawah.